InfoBalap.com – Tagar #TeamPecco dan #TeamMartin menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta olahraga roda dua akhir-akhir ini. Wajar saja, kedua pembalap MotoGP ini sedang seru-serunya bertarung untuk menjadi juara dunia MotoGP 2023. Hingga balapan di Qatar minggu lalu, Pecco berhasil unggul 21 poin atas Martin. Pecco berhasil finis kedua, sementara Martin harus puas finish di posisi kesepuluh.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Ducati bersaing sesama pembalapnya dalam perburuan gelar juara dunia. Yang membedakan adalah Pecco dari Team Ducati Lenovo dan Martin dari Team Ducati Prima Pramac. Berbicara pengalaman, Pecco lebih diunggulkan karena dia adalah juara dunia MotoGP tahun 2022. Sementara Martin belum pernah menyabet gelar juara dunia di kelas MotoGP. Pada tahun 2021, Pecco berhasil menjadi runner-up. Sementara Martin hanya mampu berada di posisi ke-9 klaseme. Namun, kita tidak bisa menyepelekan kemampuan Martin. Dengan gaya balapan yang cerdik dan agresif, banyak hal yang mungkin terjadi di sesi final MotoGP 2023 di Valencia akhir pekan ini.
Melihat masa lalu, Pecco dan Martin adalah rekan satu team di Aspar Mahindra Moto3 di tahun 2016 dan 2017. Namun, pada 2018 Pecco naik ke kelas Moto2 dan langsung menjadi juara dunia. Sementara martin bertahan di Moto3 dan menjadi juara dunia di tahun yang sama bersama team Honda Gresini. Berikut Jenjang Karir Pecco dan Martin.

Jenjang Karir Pecco Bagnaia
2013: Moto3 San Carlo Team Italia – Tidak terklasifikasi
2014: Moto3 Sky Racing Team VR46 – Peringkat 16
2015: Moto3 Mapfre Team Mahindra – Peringkat 14
2016: Moto3 Pull & Bear Aspar Mahindra Team – Peringkat 4
2017: Moto2 Sky Racing Team VR46 – Peringkat 5
2018: Moto2 Sky Racing Team VR46 – Juara
2019: MotoGP Pramac Racing – Peringkat 15
2020: MotoGP Pramac Racing – Peringkat 16
2021: MotoGP Ducati Lenovo Team – Runner up
2022: MotoGP Ducati Lenovo Team – Juara

Jenjang Karir Jorge Martin
2015: Moto3 Mapfre Team Mahindra – Peringkat 17
2016: Moto3 Pull & Bear Aspar Mahindra – Peringkat 16
2017: Moto3 Del Conca Gresini Honda – Peringkat 4
2018: Moto3 Del Conca GresiniHonda – Juara
2019: Moto2 Red Bull KTM Ajo – Peringkat 11
2020: Moto2 Red Bull KTM Ajo – Peringkat 5
2021: MotoGP Pramac Racing – Peringkat 9
2022: MotoGP Pramac Racing – Peringkat 9
Hingga saat ini, Pecco berhasil mengumpulkan 437 poin dan Martin mengoleksi 416 poin. Meskipun ada selisih 21 poin antara mereka, namun gelar juara dunia akan tetap di tentukan saat MotoGP Valencia akhir pekan ini. Berikut beberapa skenario agar Bagnaia bisa menjadi juara dunia saat Sprint Race MotoGP Valencia;
1. Jika Bagnaia menang Sprint Race, Martin harus finis posisi 3 atau lebih buruk.
2. Jika Bagnaia finis 2, Martin harus finis 5 atau lebih buruk.
3. Jika Bagnaia finis 3, Martin harus finis 7 atau lebih buruk.
4. Jika Bagnaia finis 4, Martin harus finis 8 atau lebih buruk.
5. Jika Bagnaia finis 5, Martin harus finis 9 atau lebih buruk.
6. Jika Bagnaia finis 6, Martin harus finis 10 atau lebih buruk.
Seru kan? Jadi, menurut kalian siapa nih yang bakal menjadi juara dunia MotoGP 2023? Yuk komentar di bawah!






